SUKABUMI — Sebuah video yang memperlihatkan aksi emosional seorang oknum yang mengaku sebagai wartawan mendadak viral di media sosial. Pria tersebut diduga melakukan intimidasi dan mengamuk di lingkungan SDN Sukaraja 2, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.
Setelah peristiwa tersebut dilaporkan dan ditangani oleh jajaran Polsek Sukaraja, aparat kepolisian menemukan fakta baru dari tes urine pelaku yang menunjukkan hasil positif narkoba.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari pihak sekolah dan kepolisian:
Peristiwa bermula ketika oknum wartawan berinisial AS mendatangi lingkungan sekolah. Pelaku diduga meminta sejumlah uang (sekitar Rp100.000) kepada pihak sekolah dengan alasan tertentu. Karena permintaannya tidak dipenuhi, pelaku emosi dan mulai mengamuk serta membentak para guru yang berada di lokasi.
Tak hanya itu, dalam rekaman yang beredar, ia juga sempat merampas ponsel milik salah satu guru yang berniat merekam aksinya.
Merasa terancam dan terintimidasi, pihak sekolah yang dipimpin oleh Kepala Sekolah SDN Sukaraja 2 bersama para guru langsung melaporkan tindakan pemerasan dan ancaman tersebut ke Polsek Sukaraja.
Pemeriksaan Polisi & Hasil Tes Urine
Menindaklanjuti laporan pihak sekolah, pihak Polsek Sukaraja Polres Sukabumi Kota langsung mengamankan oknum tersebut untuk dimintai keterangan.
Kapolsek Sukaraja Kompol Aguk Khusaini mengonfirmasi bahwa saat menjalani pemeriksaan dan tes urine, oknum wartawan tersebut terbukti positif mengonsumsi narkoba (jenis sabu/amfetamin).
Saat ini, kepolisian masih terus mendalami dugaan kasus pemerasan serta asal-usul barang haram yang dikonsumsi pelaku.
Red.

