
Sukabumi – Kabar gembira datang dari dunia pendidikan di wilayah Pawenang. SD Negeri 1 Pawenang kini tengah memasuki babak baru dengan dimulainya pengerjaan proyek revitalisasi total fasilitas sekolah. Proyek ini merupakan bagian dari Bantuan Pemerintah dalam Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang didanai sepenuhnya oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026.
Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi sekolah, kegiatan ini berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), tepatnya melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Direktorat Sekolah Dasar. Kamis,20/08/2026.
Nilai dana bantuan yang dikucurkan untuk mempercantik dan meningkatkan kualitas sarana prasarana di SD Negeri 1 Pawenang terbilang cukup fantastis, yakni mencapai Rp 917.624.630,- (Sembilan Ratus Tujuh Belas Juta Enam Ratus Dua Puluh Empat Ribu Enam Ratus Tiga Puluh Rupiah).
dari pantauan dilapangan menunjukkan aktivitas pengerjaan fisik yang sudah mulai berjalan secara intensif. Terlihat sejumlah pekerja yang mengenakan rompi keselamatan sedang melakukan perbaikan struktur yang sudah ada.
Di area depan lokasi pengerjaan, pihak pelaksana juga telah memasang tanda peringatan “Hati-Hati Sedang Ada Pekerjaan” dan spanduk prosedur keselamatan kerja untuk memastikan keamanan bagi para siswa, guru, maupun masyarakat sekitar yang melintas.
Pengerjaan proyek ini dipercayakan kepada Panitia Pembangunan Sekolah (P2SP). Merujuk pada papan informasi, jangka waktu pelaksanaan proyek dipatok selama 150 hari kalender, yang terhitung sejak dimulainya pekerjaan.
Perwakilan dari Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SD Negeri 1 Pawenang, pak Asep saat dimintai keterangan di lokasi proyek, menyatakan rasa syukur dan optimismenya terhadap pengerjaan revitalisasi ini.
“Alhamdulillah, pengerjaan proyek revitalisasi di SD Negeri 1 Pawenang sudah bisa kami mulai. Kami segenap tim P2SP sangat berterima kasih atas kepercayaan dan bantuan dana yang diberikan oleh Pemerintah Pusat melalui Kemendikbudristek. Ini adalah angin segar bagi kami semua,” ujar Pak Asep.
“Dana bantuan yang hampir mencapai satu miliar rupiah ini akan kami manfaatkan semaksimal mungkin sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan peruntukannya. Fokus utama kami adalah memperbaiki infrastruktur ruang kelas, sanitasi, dan fasilitas penunjang belajar lainnya yang memang sudah waktunya direnovasi,” lanjutnya.
Mengenai target penyelesaian, pak Asep menegaskan komitmen timnya untuk bekerja tepat waktu. “Kami memiliki waktu 150 hari untuk menyelesaikan seluruh tahapan pekerjaan. Meskipun cuaca kadang tidak menentu, tim di lapangan bekerja ekstra keras dengan tetap memprioritaskan kualitas bangunan dan standar keselamatan kerja.”
Dengan adanya revitalisasi ini, diharapkan ketersediaan sarana belajar yang lebih representatif akan mampu mendongkrak semangat belajar siswa serta meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di SD Negeri 1 Pawenang secara keseluruhan.
Warga sekitar pun menyambut positif perbaikan fasilitas pendidikan ini karena dianggap sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan anak-anak di desa mereka.
Widiyano*©
